You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paket Sembako Murah Di Pulau Panggang Diserbu Warga
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sembako Murah Diserbu Warga Pulau Panggang

Pasar murah yang diadakan di Kantor Karang Taruna, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara diserbu oleh warga. Ratusan paket sembako murah yang disediakan panitia ludes dalam waktu singkat.

Warga hanya cukup menebus Rp 25 ribu saja. Nanti hasil penjualan akan disumbangkan ke Masjid An-Nimah, Pulau Panggang dan santunan

Dari pantauan Beritajakarta.com, pasar murah yang bekerjasama dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mulai didatangi warga sejak pukul 08.00. Mereka pun antre untuk bisa mendapatkan paket bernilai Rp 150 ribu, hanya dengan harga Rp 25 ribu.

Paket tersebut berisi beras 10 kilogram, minyak dua liter dan gula pasir dua kilogram. "Warga hanya cukup menebus Rp 25 ribu saja. Nanti hasil penjualan akan disumbangkan ke Masjid An-Nimah, Pulau Panggang dan santunan," ujar Noval, Ketua Panitia Pasar Murah, Jumat (24/6).

Pasar Murah Digelar di Kepulauan Seribu

Munaroh (42) salah satu warga RT 01/05 Pulau Panggang mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini harusnya bisa lebih sering diadakan di Kepulauan Seribu. Sebab harga kebutuhan pokok di Pulau Seribu lebih mahal dibanding daratan yang ada di Jakarta.

"Mudah-mudahan tidak hanya di sini tapi pulau-pulau lain juga dikunjungi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2036 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1006 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye903 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye783 personFakhrizal Fakhri